Alhamdulilah , syukur tidak terhingga ku panjatkan kepadaMu
Ya Allah atas segalanya yang telah engkau berikan . Saat ku ingin melangkah menuju redhaMu Ya Allah . Pastinya banyak ujian yang diberikan . Masih segar dalam ingatan ku ini .
"Kau kena ingat shafiq , bahawasanya Allah tidak akan menguji seseorang sesuai dengan kekuatannya"
Akhi , biarpun ku banyak berceritakan akan ikhwah2 lain dan sahabat-sahabat ku yang lain denganmu tanpa mengira akan perasaan mu . adakah engkau tersakiti saat ku memulakan penceritaan ataupun sesudah penceritaan itu .
Akhi , Ukhwafillah de Picnic . Masih segar di dalam ingatanku akan program itu .
Ku bersyukur kepadaMu Ya Allah kerana telah menghadirkan orang-orang yang mampu memberikan motivasi kepada diriku ini .
Saat ku mencari apakah itu keikhlasan .
"Salam Akhi , sekiranya kita merasakan kita tidak ikhlas untuk mengikuti sesuatu program. Apakah yang harus kita lakukan ? tak payah ikut program tu ? teruskan juga ikut "
begitulah pesanan ringkas yang diberikan serentak kepada 3 orang ikhwah yang ku rapat , bukan bermakna meletakkan pembimbing di belakang . Namun , ku mensesuaikan dengan cerpennya perumpamaan yang berada di dalam articlemu akhi , " ambillah buah yang lebih dekat"
Tidak sampai dalam masa 30 minit , seorang ikhwah telah membalas . Jazakallah khair akhi kerana membalas .
"Salam , Ikhlas itu subjektif, ia memerlukan masa utk merelakannya. kalo tidak dipaksa , ia tdk akan mungkin akan merelakannya.. bagi ana ikhlas harus dipaksa.. ikhlas k,x ikhlas k, dtg jer "
Saat itu yang sedang bermain dalam fikiranku , seringkali ku bermonolog
" Akhi , sehingga bila harus ku memaksa diri ini , bukan sahaja ku menambah keikhlasan . malah menambah luka dan parut . Akhi , hanya Allah sahaja yang tahu betapa peritnya betapa sakitnya penderitaan hati ini ."
Sesudah bermonolog sendirian ku kembali menuntut bercerita dengan sahabatku akan apa yang ku monologkan
"Kau selalu solat , sepatutnya kau lebih kuat dalam mendepani segalanya ini shafiq , "
"Tapi , ku tidak kuat lagi Hafiz untuk mendepani semua ini , aku paksa diri aku untuk menghadirkan diri "
Namun , ayat pedas yang mampu buat ku terkesima dan tersentak
"Cuba kau cek balik solat kau "
Ya Allah , ku benar-benar malu sebenarnya dengan dirinya . Benarkah ku slat kerana Mu Ya Allah .
Timbul dan terlakar "?" yang besar di depan mataku . di dalam fikiranku dan juga di dalam hatiku .
02:46
Unknown
Posted in
No Response to "Terima Kasih Ikhwah"
Post a Comment